-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

‎Warga Kendangsari Mengeluh, Proyek Box Culvert Diduga 'Siluman' dan Sebabkan Listrik Padam

| Juni 26, 2026 | 0 Views Last Updated 2026-06-26T08:07:12Z


‎Liputanphatas.com // ​SURABAYA – Pelaksanaan proyek pemasangan gorong-gorong atau box culvert di wilayah Kendangsari RT 01 / RW 02, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, menuai protes dari warga setempat. Proyek yang seharusnya bertujuan untuk membenahi infrastruktur saluran air ini justru dikeluhkan karena diduga menabrak sejumlah Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kurangnya sosialisasi. 
‎​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pengerjaan proyek ini disinyalir dilakukan tanpa adanya koordinasi awal dengan perangkat kampung setempat, termasuk ketua RT maupun ketua RW. Pihak pengurus wilayah mengaku terkejut dengan adanya aktivitas galian besar yang tiba-tiba berjalan di lingkungan mereka. 
‎​"Kami selaku pengurus RT dan RW sama sekali tidak menerima pemberitahuan atau koordinasi resmi dari pihak kontraktor maupun dinas terkait sebelum proyek ini dimulai. Tiba-tiba saja alat berat masuk dan jalanan digali," ujar salah satu perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya. 
Langgar SOP: Tanpa Papan Nama dan Picu Aliran Listrik Padam
‎​Tak hanya masalah koordinasi, proyek ini juga dituding sebagai "proyek siluman" lantaran di sekitar lokasi sama sekali tidak ditemukan adanya papan nama proyek. Padahal, pemasangan papan informasi proyek merupakan kewajiban mutlak sesuai undang-undang keterbukaan informasi publik, guna mengetahui asal dana, nilai kontrak, kontraktor pelaksana, hingga batas waktu pengerjaan. 
‎​Kondisi kian diperparah ketika aktivitas pengerjaan galian tersebut diduga mengenai jaringan kabel bawah tanah atau utilitas publik. Akibatnya, aliran listrik di wilayah pemukiman sekitar sempat mengalami padam total, yang jelas mengganggu aktivitas harian warga setempat.
‎Hingga berita ini diturunkan, warga mendesak pihak kontraktor pelaksana maupun dinas terkait di Pemerintah Kota Surabaya untuk segera memberikan klarifikasi, memasang papan informasi, serta bertanggung jawab penuh atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat Kendangsari. (Yan)
×
Berita Terbaru Update